WhatsApp

Jenis-Jenis Paku dan Fungsinya dalam Pekerjaan Konstruksi

Paku merupakan material kecil namun sangat penting dalam pekerjaan konstruksi. Setiap jenis paku memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada material yang digunakan, mulai dari kayu, baja ringan, hingga beton. Pemilihan paku yang tepat akan menentukan kekuatan sambungan dan kualitas hasil pembangunan.

Berikut adalah jenis-jenis paku yang umum digunakan di dunia konstruksi beserta fungsinya.

1. Paku Beton (Concrete Nail)

Paku beton memiliki bentuk lebih tebal, keras, dan tajam dengan warna kehitaman. Dibuat dari baja berkekuatan tinggi sehingga mampu menembus beton atau dinding padat.

Fungsi:

  • Menempelkan list atau rangka ke permukaan beton

  • Pemasangan kerangka plafon

  • Menahan material pada dinding keras

2. Paku Kayu (Common Nail)

Jenis paku ini paling umum dipakai pada pekerjaan pertukangan. Ujungnya runcing dan batangnya lebih panjang dibanding paku beton.

Fungsi:

  • Penyambungan material kayu

  • Pembuatan rangka atap kayu

  • Konstruksi pintu, kusen, dan furniture

3. Paku Kalsiboard / Paku Seng

Memiliki kepala yang lebih lebar dan batang ramping sehingga cocok untuk material ringan.

Fungsi:

  • Pemasangan kalsiboard

  • Pemasangan seng gelombang

  • Konstruksi plafon ringan

4. Paku Payung (Roofing Nail)

Ciri khas paku ini adalah kepalanya lebar seperti payung dan biasanya dilapisi antikarat.

Fungsi:

  • Menahan seng gelombang agar tidak mudah lepas

  • Digunakan pada pemasangan atap ringan

  • Mencegah kebocoran karena kepala paku menutup lubang dengan baik

5. Paku Triplek (Finishing Nail)

Ukurannya kecil dan memiliki batang tipis, biasanya dipakai untuk pekerjaan interior.

Fungsi:

  • Mengunci lembar triplek pada rangka

  • Pekerjaan finishing seperti pemasangan list

  • Sambungan halus yang tidak membutuhkan daya tahan tinggi

6. Paku Rivet / Paku Keling

Digunakan untuk menyatukan dua lembar plat logam tanpa proses pengelasan.

Fungsi:

  • Pekerjaan plat baja ringan

  • Industri otomotif dan permesinan

  • Penguatan struktur logam

7. Paku Duplex (Double-Headed Nail)

Memiliki dua kepala sehingga mudah dicabut setelah dipasang sementara.

Fungsi:

  • Pemasangan bekisting beton

  • Penahan sementara konstruksi

  • Proyek yang membutuhkan bongkar pasang

8. Paku Ulir (Screw Nail)

Memiliki ulir pada batangnya sehingga daya cengkeram terhadap kayu lebih kuat.

Fungsi:

  • Sambungan kayu yang membutuhkan kekuatan ekstra

  • Pemasangan material yang mudah bergeser

  • Konstruksi rumah kayu

Kesimpulan

Pemilihan paku harus disesuaikan dengan material dan jenis pekerjaan. Menggunakan paku yang tepat akan meningkatkan kekuatan sambungan, mencegah kerusakan material, dan memastikan hasil konstruksi lebih aman serta tahan lama.

Butuh Paku untuk Kebutuhan Proyek Anda?

PT Intisumber Bajasakti menyediakan berbagai jenis paku berkualitas mulai dari paku kayu, paku beton, paku payung, hingga paku ulir untuk kebutuhan konstruksi skala kecil hingga besar.

πŸ“ž Telp: 021-66675999
🌐 Web: intisumberbajasakti.com
βœ‰οΈ Email: info@intisumberbajasakti.com

 

Kembali ke list