WhatsApp

Kesalahan Pemotongan Besi Beton yang Bisa Bikin Struktur Lemah

Dalam pekerjaan konstruksi, besi beton berperan sebagai tulangan utama yang menentukan kekuatan struktur. Namun, kekuatan tersebut bisa berkurang secara signifikan jika terjadi kesalahan dalam proses pemotongan besi beton. Kesalahan yang terlihat sepele di lapangan ini berpotensi menyebabkan struktur menjadi tidak optimal bahkan berisiko gagal fungsi.

Berikut beberapa kesalahan pemotongan besi beton yang sering terjadi dan perlu dihindari.

 

1. Panjang Potongan Tidak Sesuai Gambar Kerja

Pemotongan besi beton yang lebih pendek atau lebih panjang dari spesifikasi akan memengaruhi:

  • Panjang penyaluran (anchorage length)

  • Posisi sambungan

  • Distribusi gaya pada tulangan

Besi beton yang terlalu pendek dapat tidak mampu menyalurkan gaya tarik secara maksimal, sehingga struktur menjadi lemah.

 

2. Permukaan Potongan Tidak Rata

Hasil potongan yang:

  • Miring

  • Bergerigi

  • Tidak bersih

dapat menyebabkan sambungan tulangan tidak presisi, terutama pada sambungan las atau mechanical splice. Kondisi ini menurunkan kualitas sambungan dan kekuatan struktur secara keseluruhan.

 

3. Menggunakan Alat Potong yang Tidak Sesuai

Penggunaan alat potong yang tidak tepat, seperti:

  • Mesin potong tumpul

  • Alat potong manual untuk diameter besar

dapat menyebabkan:

  • Deformasi pada ujung besi

  • Retak mikro pada tulangan

  • Penurunan mutu baja

Kerusakan ini sering tidak terlihat secara kasat mata, tetapi berdampak pada performa struktur.

 

4. Pemotongan Tanpa Memperhitungkan Sambungan

Kesalahan umum di lapangan adalah memotong besi beton tanpa mempertimbangkan kebutuhan sambungan, baik sambungan lewatan (lap splice) maupun sambungan mekanis.

Akibatnya:

  • Panjang sambungan tidak memenuhi standar

  • Tulangan tidak bekerja optimal

  • Daya dukung struktur menurun

 

5. Pemotongan Berlebihan karena Salah Estimasi

Pemotongan berulang akibat salah ukur atau salah hitung menyebabkan:

  • Banyak sisa potongan pendek

  • Tulangan tidak dapat dimanfaatkan

  • Pemborosan material

Selain merugikan biaya, kondisi ini juga mendorong praktik penyambungan yang tidak sesuai standar demi menghemat material.

 

6. Tidak Melakukan Quality Control Setelah Pemotongan

Besi beton yang sudah dipotong jarang diperiksa ulang, padahal seharusnya dilakukan pengecekan:

  • Panjang potongan

  • Kondisi ujung besi

  • Kesuaian dengan gambar kerja

Tanpa QC, kesalahan kecil dapat terlanjur terpasang dan sulit diperbaiki.

 

Cara Mencegah Kesalahan Pemotongan Besi Beton

Untuk menjaga kualitas struktur, beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Gunakan gambar kerja dan bar bending schedule (BBS) sebagai acuan

  • Pakai alat potong yang sesuai dan terawat

  • Lakukan pengukuran dan penandaan sebelum pemotongan

  • Terapkan quality control setelah pemotongan

 

Kesimpulan

Kesalahan pemotongan besi beton bukan hanya soal kerapian pekerjaan, tetapi menyangkut kekuatan dan keamanan struktur bangunan. Dengan proses pemotongan yang tepat, akurat, dan terkontrol, risiko struktur lemah dapat dihindari sejak awal pekerjaan.

 

Gunakan Besi Beton Berkualitas Sesuai Standar

PT Intisumber Bajasakti menyediakan besi beton SNI dengan kualitas terjamin, siap mendukung pekerjaan konstruksi yang kuat, aman, dan presisi.

πŸ“ž Telp: 021-66675999
🌐 Web: intisumberbajasakti.com
βœ‰οΈ Email: info@intisumberbajasakti.com

Konsultasikan kebutuhan besi beton Anda bersama tim kami untuk hasil struktur yang optimal dan sesuai standar.

Kembali ke list