Jakarta Office
Jl. Pluit Utara Raya No.61
Penjaringan – Jakarta Utara
Enquiries
info@intisumberbajasakti.comDalam pekerjaan konstruksi, besi beton berperan sebagai tulangan utama yang menentukan kekuatan struktur. Namun, kekuatan tersebut bisa berkurang secara signifikan jika terjadi kesalahan dalam proses pemotongan besi beton. Kesalahan yang terlihat sepele di lapangan ini berpotensi menyebabkan struktur menjadi tidak optimal bahkan berisiko gagal fungsi.
Berikut beberapa kesalahan pemotongan besi beton yang sering terjadi dan perlu dihindari.
Pemotongan besi beton yang lebih pendek atau lebih panjang dari spesifikasi akan memengaruhi:
Panjang penyaluran (anchorage length)
Posisi sambungan
Distribusi gaya pada tulangan
Besi beton yang terlalu pendek dapat tidak mampu menyalurkan gaya tarik secara maksimal, sehingga struktur menjadi lemah.
Hasil potongan yang:
Miring
Bergerigi
Tidak bersih
dapat menyebabkan sambungan tulangan tidak presisi, terutama pada sambungan las atau mechanical splice. Kondisi ini menurunkan kualitas sambungan dan kekuatan struktur secara keseluruhan.
Penggunaan alat potong yang tidak tepat, seperti:
Mesin potong tumpul
Alat potong manual untuk diameter besar
dapat menyebabkan:
Deformasi pada ujung besi
Retak mikro pada tulangan
Penurunan mutu baja
Kerusakan ini sering tidak terlihat secara kasat mata, tetapi berdampak pada performa struktur.
Kesalahan umum di lapangan adalah memotong besi beton tanpa mempertimbangkan kebutuhan sambungan, baik sambungan lewatan (lap splice) maupun sambungan mekanis.
Akibatnya:
Panjang sambungan tidak memenuhi standar
Tulangan tidak bekerja optimal
Daya dukung struktur menurun
Pemotongan berulang akibat salah ukur atau salah hitung menyebabkan:
Banyak sisa potongan pendek
Tulangan tidak dapat dimanfaatkan
Pemborosan material
Selain merugikan biaya, kondisi ini juga mendorong praktik penyambungan yang tidak sesuai standar demi menghemat material.
Besi beton yang sudah dipotong jarang diperiksa ulang, padahal seharusnya dilakukan pengecekan:
Panjang potongan
Kondisi ujung besi
Kesuaian dengan gambar kerja
Tanpa QC, kesalahan kecil dapat terlanjur terpasang dan sulit diperbaiki.
Untuk menjaga kualitas struktur, beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
Gunakan gambar kerja dan bar bending schedule (BBS) sebagai acuan
Pakai alat potong yang sesuai dan terawat
Lakukan pengukuran dan penandaan sebelum pemotongan
Terapkan quality control setelah pemotongan
Kesalahan pemotongan besi beton bukan hanya soal kerapian pekerjaan, tetapi menyangkut kekuatan dan keamanan struktur bangunan. Dengan proses pemotongan yang tepat, akurat, dan terkontrol, risiko struktur lemah dapat dihindari sejak awal pekerjaan.
PT Intisumber Bajasakti menyediakan besi beton SNI dengan kualitas terjamin, siap mendukung pekerjaan konstruksi yang kuat, aman, dan presisi.
π Telp: 021-66675999
π Web: intisumberbajasakti.com
βοΈ Email: info@intisumberbajasakti.com
Konsultasikan kebutuhan besi beton Anda bersama tim kami untuk hasil struktur yang optimal dan sesuai standar.
Kembali ke list

