Jakarta Office
Jl. Pluit Utara Raya No.61
Penjaringan – Jakarta Utara
Enquiries
info@intisumberbajasakti.comViskositas merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan saat memilih oli mesin. Secara sederhana, viskositas menunjukkan tingkat kekentalan oli dan bagaimana oli mengalir pada temperatur tertentu.
Pemilihan viskositas yang sesuai membantu oli menjalankan fungsi pelumasan secara optimal, terutama dalam melindungi komponen mesin dari gesekan dan keausan.
Di dalam mesin terdapat banyak komponen yang bergerak dan saling berinteraksi. Oli membentuk lapisan pelumas di antara permukaan komponen tersebut untuk membantu mengurangi gesekan.
Viskositas yang sesuai membantu lapisan oli tetap bekerja dengan baik selama mesin beroperasi.
Oli dengan viskositas berbeda memiliki karakteristik aliran yang berbeda pula. Oli yang terlalu kental dapat lebih sulit mengalir, terutama ketika mesin masih dalam kondisi dingin.
Sebaliknya, oli yang terlalu encer dapat lebih mudah mengalir, tetapi belum tentu mampu mempertahankan lapisan pelumas yang dibutuhkan pada kondisi kerja tertentu.
Karena itu, tingkat kekentalan harus disesuaikan dengan rekomendasi mesin.
Temperatur mesin dapat berubah sejak kendaraan pertama kali dinyalakan hingga mencapai temperatur kerja. Karakteristik viskositas oli dirancang agar pelumas tetap dapat menjalankan fungsinya pada rentang temperatur tertentu.
Inilah salah satu alasan mengapa informasi seperti 5W-30 atau 10W-40 penting diperhatikan ketika memilih oli.
Oli yang terlalu kental dapat meningkatkan hambatan akibat gesekan internal, sedangkan oli yang terlalu encer dapat memberikan perlindungan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.
Viskositas yang tepat membantu menjaga keseimbangan antara perlindungan komponen dan efisiensi kerja mesin.
Ketika lapisan pelumas bekerja dengan baik, permukaan komponen mesin dapat terlindungi dari kontak langsung yang berlebihan.
Sebaliknya, penggunaan oli dengan viskositas yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko pelumasan tidak optimal dan pada kondisi tertentu mempercepat keausan komponen.
Salah satu kesalahpahaman yang cukup umum adalah menganggap oli yang lebih kental pasti memberikan perlindungan lebih baik.
Padahal, setiap mesin dirancang dengan karakteristik dan toleransi tertentu. Oli yang terlalu kental justru dapat menghambat aliran oli dan memengaruhi kerja mesin.
Begitu juga dengan oli yang terlalu encer. Karena itu, gunakan tingkat viskositas yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan.
Kode seperti 10W-40 merupakan viscosity grade berdasarkan standar SAE.
Angka sebelum “W” berkaitan dengan karakteristik aliran oli pada temperatur rendah.
Huruf “W” berarti Winter.
Angka setelah “W” menunjukkan tingkat viskositas pada temperatur kerja yang lebih tinggi.
Semakin kecil angka pertama, umumnya oli lebih mudah mengalir pada kondisi temperatur rendah. Namun, pemilihan tetap harus mengikuti rekomendasi kendaraan.
Viskositas bukan satu-satunya faktor dalam memilih oli. Selain viscosity grade, perhatikan juga spesifikasi atau standar oli yang dibutuhkan mesin.
Informasi tersebut biasanya tercantum dalam buku manual kendaraan. Menggunakan oli sesuai rekomendasi produsen membantu memastikan sistem pelumasan bekerja sesuai kebutuhan mesin.
Viskositas oli penting karena memengaruhi kemampuan oli mengalir, membentuk lapisan pelumas, mengurangi gesekan, dan melindungi komponen mesin pada berbagai kondisi temperatur.
Oli yang lebih kental tidak selalu lebih baik, begitu juga oli yang lebih encer. Pilih viscosity grade dan spesifikasi oli yang sesuai dengan rekomendasi produsen agar perlindungan mesin tetap optimal.
Jika Anda membutuhkan oli untuk kendaraan, armada, maupun kebutuhan operasional, PT Intisumber Bajasakti (ISBS) siap membantu memenuhi kebutuhan material Anda.
Untuk informasi produk, ketersediaan stok, maupun penawaran harga, hubungi kami melalui:
π Telp: 021-66675999
π Website: www.intisumberbajasakti.com
βοΈ Email: info@intisumberbajasakti.com


