WhatsApp

Kenapa Diameter Besi Beton di Lapangan Sering Tidak Sesuai Gambar?

Dalam pekerjaan konstruksi, diameter besi beton yang tercantum pada gambar struktur bukan sekadar angka, melainkan hasil perhitungan teknis untuk menjamin kekuatan dan keamanan bangunan. Namun di lapangan, masih sering ditemukan kondisi di mana diameter besi beton yang terpasang tidak sesuai dengan gambar kerja.

Lalu, apa sebenarnya penyebab kondisi ini bisa terjadi?

1. Salah Tafsir Spesifikasi Gambar Struktur

Tidak semua pekerja lapangan memahami detail gambar struktur. Kesalahan umum yang sering terjadi antara lain:

  • Salah membaca simbol diameter (Ø)

  • Mengira ukuran bisa diganti dengan diameter terdekat

  • Menganggap perbedaan kecil tidak berpengaruh

Padahal, setiap diameter besi beton memiliki kapasitas yang berbeda dan tidak bisa disamakan begitu saja.

2. Keterbatasan Stok Material di Lapangan

Pada kondisi tertentu, diameter besi beton yang dibutuhkan tidak tersedia di lokasi proyek. Untuk mengejar progres pekerjaan, dilakukan penggantian diameter tanpa:

  • Persetujuan konsultan

  • Perhitungan ulang struktur

  • Dokumentasi perubahan

Praktik ini berisiko menurunkan mutu struktur bangunan.

3. Upaya Penghematan Biaya yang Tidak Tepat

Penggantian diameter sering terjadi karena pertimbangan biaya, misalnya mengganti besi beton berdiameter lebih besar dengan yang lebih kecil agar lebih murah. Sayangnya, penghematan jangka pendek ini dapat menyebabkan:

  • Penurunan daya dukung struktur

  • Risiko retak dan deformasi

  • Biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari

4. Tidak Ada Pengawasan Teknis yang Ketat

Kurangnya pengawasan dari:

  • Pengawas lapangan

  • Site engineer

  • Konsultan pengawas

membuat kesalahan diameter besi beton tidak terdeteksi sejak awal dan baru diketahui saat struktur sudah tertutup beton.

5. Kesalahan Pengukuran dan Identifikasi di Lapangan

Besi beton sering diidentifikasi secara visual tanpa alat ukur yang memadai. Akibatnya:

  • Diameter terlihat mirip tapi sebenarnya berbeda

  • Kesalahan antar ukuran kecil seperti Ø10, Ø12, dan Ø13 sering terjadi

Tanpa alat ukur seperti sigmat atau caliper, kesalahan ini sulit dihindari.

6. Penggunaan Besi Beton Non-Standar

Besi beton yang tidak memenuhi standar SNI berpotensi memiliki diameter aktual yang tidak sesuai dengan ukuran nominal. Hal ini menyebabkan:

  • Ketidaksesuaian antara gambar dan material

  • Kinerja struktur tidak optimal

Cara Mencegah Ketidaksesuaian Diameter Besi Beton

Agar diameter besi beton sesuai dengan perencanaan, beberapa langkah berikut perlu diterapkan:

  • Pastikan semua pihak memahami gambar struktur dan spesifikasi teknis

  • Gunakan alat ukur yang tepat untuk pengecekan diameter

  • Jangan mengganti diameter tanpa persetujuan tertulis dari perencana

  • Pilih besi beton SNI dengan kualitas terjamin

Kesimpulan

Ketidaksesuaian diameter besi beton di lapangan umumnya terjadi karena kombinasi faktor teknis, operasional, dan pengawasan. Padahal, mengurangi atau mengganti diameter tanpa perhitungan ulang dapat berdampak serius pada kekuatan struktur bangunan.

Pilih Besi Beton Sesuai Standar untuk Struktur yang Aman

PT Intisumber Bajasakti menyediakan besi beton SNI dengan ukuran presisi dan mutu terjamin, siap mendukung kebutuhan proyek konstruksi Anda.

πŸ“ž Telp: 021-66675999
🌐 Web: intisumberbajasakti.com
βœ‰οΈ Email: info@intisumberbajasakti.com

Hubungi tim kami sekarang untuk konsultasi pemilihan besi beton yang sesuai dengan gambar struktur proyek Anda.

Kembali ke list