WhatsApp

Besi AS Mudah Melengkung? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Besi AS (assental) merupakan material baja berbentuk batang bulat yang banyak digunakan untuk komponen mesin, fabrikasi logam, hingga kebutuhan konstruksi tertentu. Karena sering bekerja menahan beban, putaran, dan tekanan, besi AS dituntut memiliki tingkat kelurusan dan kekuatan yang baik. Namun dalam prakteknya, besi AS terkadang mengalami melengkung, baik sebelum maupun setelah digunakan.

Lalu, apa penyebab besi AS mudah melengkung dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut pembahasannya.

Penyebab Besi AS Mudah Melengkung

1. Kualitas Material yang Rendah

Besi AS dengan mutu baja yang tidak sesuai standar biasanya memiliki:

  • Struktur material kurang padat

  • Kandungan karbon tidak konsisten

  • Proses produksi yang tidak terkontrol

Kondisi ini membuat besi AS lebih mudah berubah bentuk saat menerima beban.

2. Pemilihan Diameter Tidak Sesuai Beban

Diameter besi AS yang terlalu kecil untuk beban kerja akan:

  • Cepat mengalami deformasi

  • Tidak mampu menahan gaya lentur

  • Mudah melengkung saat digunakan terus-menerus

3. Proses Machining yang Tidak Tepat

Kesalahan saat proses bubut atau frais dapat menyebabkan:

  • Pemanasan berlebih

  • Tegangan sisa (residual stress)

  • Ketidaklurusan setelah pengerjaan

Jika pendinginan tidak dilakukan dengan benar, besi AS berpotensi melengkung.

4. Penyimpanan yang Salah

Besi AS yang disimpan:

  • Tanpa penyangga rata

  • Menumpuk tidak sejajar

  • Terpapar panas dan kelembaban

dapat mengalami perubahan bentuk meski belum digunakan.

5. Beban Berlebih dan Getaran

Penggunaan besi AS di luar spesifikasi beban akan:

  • Menyebabkan pembebanan tidak merata

  • Memicu kelelahan material

  • Mempercepat proses pelengkungan

Cara Mencegah Besi AS Agar Tidak Mudah Melengkung

1. Gunakan Besi AS Berkualitas dan Presisi

Pilih besi AS dengan:

  • Grade material jelas (S45C, SS400, dll.)

  • Toleransi diameter presisi

  • Kelurusan terjamin

Material berkualitas lebih stabil terhadap beban dan panas.

2. Sesuaikan Diameter dengan Beban Kerja

Selalu hitung kebutuhan diameter berdasarkan:

  • Beban statis dan dinamis

  • Panjang bentangan

  • Fungsi penggunaan

Diameter yang tepat akan meningkatkan kekuatan lentur.

3. Lakukan Proses Machining Secara Bertahap

Untuk pekerjaan bubut:

  • Hindari pemakanan terlalu dalam

  • Gunakan pendingin (coolant)

  • Lakukan finishing bertahap

Hal ini membantu mengurangi tegangan sisa pada material.

4. Simpan Besi AS dengan Benar

Cara penyimpanan yang dianjurkan:

  • Disusun di permukaan rata

  • Menggunakan penyangga sejajar

  • Terlindung dari panas dan kelembaban

5. Hindari Beban Berlebih

Gunakan besi AS sesuai spesifikasi teknisnya dan hindari:

  • Beban di luar kapasitas

  • Putaran berlebih tanpa balancing

  • Tekanan tidak merata

Kesimpulan

Besi AS mudah melengkung jika kualitas material rendah, pemilihan diameter tidak tepat, proses machining keliru, atau penyimpanan dan penggunaan tidak sesuai. Dengan memilih besi AS berkualitas dan menerapkan prosedur yang benar, risiko pelengkungan dapat diminimalkan secara signifikan.

Butuh Besi AS Berkualitas dan Presisi untuk Proyek Anda?

PT Intisumber Bajasakti (ISBS) menyediakan besi AS dengan berbagai diameter dan grade material, diproduksi dengan standar presisi tinggi dan kualitas terjamin.

πŸ“ž Telp: 021-66675999
🌐 Web: intisumberbajasakti.com
βœ‰οΈ Email: info@intisumberbajasakti.com

Kembali ke list