WhatsApp

Apakah Seng Gelombang Cocok untuk Area Curah Hujan Tinggi? Ini Penjelasannya

Di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah pegunungan dan pesisir, intensitas curah hujan yang tinggi menjadi pertimbangan utama dalam memilih material atap. Salah satu material yang paling banyak digunakan adalah seng gelombang, karena ringan, mudah dipasang, dan ekonomis. Namun, apakah seng gelombang benar-benar cocok digunakan pada area dengan curah hujan tinggi?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat bagaimana karakteristik seng gelombang bekerja dalam kondisi hujan lebat dan apa saja hal yang perlu diperhatikan.

Keunggulan Seng Gelombang untuk Area Curah Hujan Tinggi

1. Mengalirkan Air dengan Cepat

Bentuk gelombang pada seng membantu air hujan mengalir lebih cepat ke talang tanpa menimbulkan genangan. Hal ini sangat penting di daerah dengan hujan intens agar tidak terjadi kebocoran atau penumpukan air.

2. Bobot Ringan dan Tidak Membebani Struktur

Seng gelombang memiliki beban yang lebih ringan dibandingkan jenis atap lainnya seperti beton atau genteng keramik, sehingga aman untuk struktur bangunan di wilayah yang sering mengalami angin kencang bersamaan dengan hujan lebat.

3. Mudah Dipasang dan Dirawat

Proses instalasi yang cepat dan sederhana membuat seng mudah diperbaiki jika terjadi kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Syarat Penting Agar Seng Gelombang Aman Dipakai di Area Hujan Tinggi

Meski cocok, penggunaannya harus memenuhi beberapa standar agar performanya maksimal:

1. Kemiringan Atap Minimal 15°–25°

Kemiringan yang tepat membantu air mengalir lancar dan mencegah kebocoran akibat rembesan.

2. Overlap (Tumpang Tindih) yang Cukup

Standar pemasangan:

  • Overlap horizontal 1–1,5 gelombang

  • Tumpang tindih vertikal minimal 20–30 cm

3. Gunakan Sekrup Roofing dengan Washer Karet

Washer memastikan sambungan rapat dan kedap air.

4. Tambahkan Nok & Flashing untuk Area Sambungan

Agar air tidak masuk melalui celah pada puncak atap atau pertemuan dinding.

5. Pilih Ketebalan Seng yang Tepat

Untuk area hujan tinggi, rekomendasi ketebalan minimal:

  • 0.25 mm – 0.35 mm untuk bangunan ringan

  • 0.40 mm ke atas untuk kebutuhan lebih kuat & tahan angin

Kelebihan dan Kekurangan Seng Gelombang pada Daerah Berhujan

Aspek

Kelebihan

Kekurangan

Air hujan

Mengalir cepat dan tidak mudah menggenang

Berpotensi lebih berisik saat hujan deras

Perawatan

Mudah dibersihkan dan diperbaiki

Perlu pemasangan yang presisi agar tidak bocor

Ketahanan

Tahan lama bila menggunakan zincalume/galvanis

Bisa korosi jika kualitas rendah

Kesimpulan

Ya, seng gelombang sangat cocok digunakan di area dengan curah hujan tinggi, asalkan dipasang dengan metode yang benar, menggunakan ketebalan yang sesuai, serta dilengkapi aksesori pendukung seperti sekrup roofing, nok, dan flashing. Pemilihan material berkualitas juga menentukan ketahanan atap terhadap air, angin kencang, dan korosi.

Jika dipasang dengan standar teknik yang tepat, seng gelombang dapat menjadi solusi efektif, ekonomis, dan tahan lama untuk area dengan kondisi hujan ekstrem.

Butuh Seng Gelombang Berkualitas untuk Proyek Anda?

PT Intisumber Bajasakti menyediakan seng gelombang berbagai ukuran dan ketebalan sesuai kebutuhan hunian, gudang, maupun proyek konstruksi berskala besar.

πŸ“ž Telp: 021-66675999
🌐 Website: intisumberbajasakti.com
βœ‰οΈ Email: info@intisumberbajasakti.com

 

Kembali ke list