Jakarta Office
Jl. Pluit Utara Raya No.61
Penjaringan – Jakarta Utara
Enquiries
info@intisumberbajasakti.comMemilih semen yang tepat sangat penting untuk memastikan tembok tetap kuat, tahan lama, dan tidak mudah retak. Retak pada tembok bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kualitas material yang kurang baik, pencampuran yang tidak tepat, atau kondisi lingkungan yang ekstrem. Agar hasil bangunan lebih kokoh, berikut beberapa cara memilih semen yang cocok untuk tembok anti retak.
Pastikan semen yang digunakan memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI). Semen dengan standar ini telah melewati uji kualitas dan ketahanan sehingga lebih dapat diandalkan untuk mencegah retak pada tembok.
Semen berkualitas tinggi memiliki daya rekat yang kuat, yang berfungsi untuk mengikat bata atau material dinding lainnya dengan lebih baik. Semen dengan daya rekat rendah dapat menyebabkan struktur menjadi rapuh dan lebih rentan mengalami retak.
Tidak semua jenis semen cocok untuk dinding. Berikut adalah beberapa jenis semen yang umum digunakan:
Semen Portland (OPC – Ordinary Portland Cement): Cocok untuk berbagai konstruksi, tetapi memerlukan tambahan aditif agar lebih tahan terhadap retakan.
Semen Portland Pozzolan (PPC – Portland Pozzolan Cement): Memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap lingkungan lembab dan mengurangi risiko retak.
Semen Mortar atau Semen Instan: Dirancang khusus untuk plesteran dan pasangan bata dengan daya rekat tinggi serta mengurangi risiko retak.
Untuk tembok anti retak, semen mortar atau PPC sering menjadi pilihan terbaik.
Semen berkualitas biasanya mengandung bahan tambahan seperti fly ash atau pozzolan, yang membantu meningkatkan ketahanan terhadap penyusutan dan mengurangi risiko retakan.
Semen dengan waktu ikat yang terlalu cepat bisa menyebabkan retakan karena proses pengeringan yang tidak merata. Pilih semen dengan waktu ikat yang cukup sehingga tembok memiliki kesempatan untuk mengeras dengan sempurna.
Jika bangunan berada di area yang sering terkena hujan atau panas ekstrem, pilih semen yang memiliki ketahanan terhadap cuaca. Semen dengan ketahanan terhadap air (water-resistant cement) lebih baik untuk mencegah retakan akibat perubahan suhu dan kelembapan.
Memilih semen yang tepat sangat berpengaruh terhadap ketahanan tembok terhadap retakan. Gunakan semen dengan standar SNI, daya rekat tinggi, dan komposisi yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Untuk hasil terbaik, semen mortar atau PPC bisa menjadi pilihan utama karena lebih fleksibel dan mampu mengurangi risiko retak.
Dapatkan Semen Berkualitas di PT Intisumber Bajasakti
Kami menyediakan berbagai jenis semen berkualitas untuk kebutuhan konstruksi Anda.
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut:
Telepon: +6221 66675999
Website: www.intisumberbajasakti.com
Kembali ke list